Ambon 20 ferbuari 2026 .
*Penulis : W. Tomson (Pengamat Kebijakan Publik)*
Pemerintahan Maluku yang dipimpin oleh Gubernur Hendrik Lewerissa dan Abdullah Vanath telah berjalan selama satu tahun, namun masih banyak janji visi misi yang belum terealisasi dan dapat dirasakan masyarakat.
Masyarakat Maluku masih menunggu hasil yang nyata dari pemerintahan ini, terutama dalam hal peningkatan tata kelola pemerintahan, pengentasan kemiskinan, pembangunan infrastruktur, dan pengelolaan lingkungan.
Satu tahun pemerintahan adalah saat yang tepat bagi Gubernur Hendrik Lewerissa untuk meningkatkan upaya dan mewujudkan janji-janji visi misi yang telah dibuat dalam bentuk kerja yang terukur .
Berikut ini penulis menakar pencapaian kepemimpinan gubernur Maluku Hendrik Lewerisa dan Abdullah Vanath berdasarkan patokan visi misi Sapta cipta lawamena..
*1. Peningkatan Tata Kelola Pemerintahan*
Faktanya, masih banyak kasus korupsi yang terjadi di Maluku, dan belum ada bukti bahwa reformasi birokrasi telah dilakukan secara efektif. Beberapa posisi penting pada OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di Maluku diisi oleh keluarga dekat Gubernur Hendrik Lewerisa, sehingga menimbulkan pertanyaan tentang transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintahan.










