Suara sungai masih bisa terdengar dari sini, setelah meninggalkan lokasi tadi. Ketika Anda mencapai tanda di ketinggian 689m, jalan setapak sudah sangat dekat dengan sungai lain yang lebih kecil. Tempat ini adalah sumber air terakhir dalam pendakian.
4. Jalan Becek Berlumpur
Dari titik ini jalurnya semakin berlumpur namun pemandangannya benar-benar terbuka dan akhirnya Anda akan mencapai tempat yang oleh sebagian besar penduduk setempat dianggap sebagai ‘puncak’ Salahutu. Tempat itu ditandai dengan pilar pemicu semen yang rusak dan sisa-sisa beberapa api unggun kecil bekas para pendaki.
Dengan medan seperti ini, pendaki harus bersiap-siap berjalan dalam keadaan agak licin. Namun keadaan ini juga terkadang ditemukan juga di gunung lainnya.
5. Pemandangan Pulau Seram dari Atas Puncak

Pemandangan ke arah timur tidak dibatasi oleh pepohonan atau tumbuh-tumbuhan lainnya. Dengan pohon yang tak begitu rimbun, pendaki dapat melihat garis pantai timur pulau Ambon, dekat pulau Haruku dan beberapa puncak kecil di pulau besar Seram.
Pemandangan ke arah barat sebagian besar tertutup oleh pepohonan, namun jika Anda perhatikan lebih dekat, Anda akan dapat melihat titik tertinggi pulau Ambon yang sebenarnya, terletak sekitar 2 kilometer ke arah barat, melewati puncak tengah yang lebih rendah di antara keduanya.










