Selanjutnya, Menteri Agama Nasaruddin Umar melontarkan pernyataan bahwa guru jangan mencari uang seperti pedagang. Namun, belakangan Nasaruddin mengklarifikasi pernyataannya sekaligus meminta maaf.
“Seperti tidak ada seleksi atau rekrutmen yang berkualitas, termasuk indikator pemahaman demokrasi, publik, partisipasi masyarakat, dan bagaimana berkomunikasi publik,” kata Isnur.* SUMBER : Tempo.co.










