Dirinya menilai selama ini media cenderung bersikap pasif, biasanya, jika aktivis lingkungan mengirimkan informasi atau rilis, barulah isu tersebut diangkat.
Tetapi jika tidak ada informasi yang masuk, meskipun ada peristiwa di lapangan, belum tentu media langsung meliriknya sebagai sumber.
Olehnya itu perlu jembatan komunikasi yang difasilitasi secara resmi, sebuah komunitas yang berisi jurnalis dan aktivis lingkungan diyakini dapat memperkuat arus informasi dan memperluas perhatian publik terhadap isu-isu ekologis.
Dengan adanya kolaborasi tersebut, media dapat lebih mudah mendapatkan isu-isu lingkungan yang layak didorong agar diperhatikan pemerintah. (AM-29)










