
Kata Takaria sebagai gereja kita dibimbing oleh tema pelayanan lima tahun yang menjadi sumber inspirasi teologi bagi kita anugrah Allah melengkapi dan menumbuhkan gereja menuju satu abad GPM.
Tema ini, sambungnya, hendak merefleksikan GPM bahwa sejak semula Tuhan telah memilih kita atas dasar anugerahnya dan terus bersama kita sehingga GPM sanggup melewati fase-fase penting dalam sejarah sejak kemandiriannya dan melewati berbagai tantangan kehidupan kini dan oleh karena itu anugerah kasih Allah itu akan terus melengkapi dan meneguhkan gereja ke masa depan yang penuh berpengharapan.
Ketua Klasis GPM Kota Ambon Pendeta Rinto Muskita mengungkapkan, sekarang ini umat tidak hanya mendengar khotbah kita tetapi juga membaca kehidupan kita sehingga kita belajar melihat dengan lebih jernih apa yang telah kita capai dan apa yang masih perlu kita perbaiki dalam panggilan pelayanan kita.
Lebih jauh Muskita sebutkan, mencermati rekaman sidang pelaksanaan pada sidang ke 21 jemaat ada gumulan realitas jemaat diakonos yang berada di pelayanan Klasis Kota Ambon dan dari secara jumlah mulai berkurang sedikit demi sedikit serta dinamika pelayanan jemaat Sion yang bergumul dengan pengkajian pelayanan jemaat hal seperti ini perlu disikapi secara bijak jika tidak akan menimbulkan masalah dalam hidup bersama kita.










