Dia bertanya, apakah mereka akan membuktikan keseriusannya dalam mempersiapkan KBN 2026 dengan memberikan jawaban konkret tentang kesiapan dan rencana strategisnya? Jangan sampai penundaan KBN 2025 terulang lagi di tahun 2026.
Menurutnya, Maluku harus siap, Pemprov Maluku harus segera memberikan jawaban yang jelas dan transparan tentang rencana strategisnya untuk KBN 2026. Publik Maluku menantikan jawaban itu. Selain itu, Pemprov Maluku juga perlu mempertimbangkan dampak ekonomi yang akan dihasilkan oleh KBN 2026.
”Bagaimana mereka akan memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan pendapatan daerah dan kesejahteraan masyarakat? Apakah mereka telah memiliki rencana untuk meningkatkan kapasitas UMKM lokal dan mempromosikan produk-produk lokal,” tanyanya pula.
Kata Tomson, kesiapan Maluku untuk menjadi tuan rumah KBN 2026 juga memerlukan koordinasi yang baik antara pemerintah, swasta, dan masyarakat. Apakah Pemprov Maluku telah memiliki rencana untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam persiapan KBN 2026?
Bagaimana mereka akan memastikan bahwa KBN 2026 berjalan lancar dan sukses, lanjutnya warga Maluku menantikan jawaban yang jelas dan transparan tentang rencana Pemprov Maluku untuk KBN 2026. Apakah Pemprov Maluku siap menjadi tuan rumah KBN 2026. (AM-29)










