Dimana berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi dapat dilalui karena kebersamaan, bukan semata kemampuan individu.
Ia juga menegaskan bahwa warga keturunan Tionghoa di Ambon adalah bagian utuh dari sejarah dan pembangunan kota, khususnya dalam menggerakkan roda perekonomian.
“Mereka bukan orang asing di kota ini. Mereka telah berkontribusi dan harus mendapat tempat yang sama,” ujarnya.
Terkait kebutuhan air bersih di kawasan Gunung Nona Atas, Wali Kota menyebut penyediaan akses air bersih menjadi program prioritas pemerintah tahun 2026, meski menghadapi tantangan sumber air, Pemkot Ambon tengah mengupayakan solusi, termasuk eksplorasi sumber air baru untuk melayani masyarakat sekitar vihara dan lingkungan sekitarnya.
Wali Kota tak lupa menyampaikan ucapan selamat merayakan Imlek 2577 Kongzili/2026 kepada seluruh warga keturunan Tionghoa dan umat Buddha di Ambon.
Ketua PERMABUDHI Maluku, Alin Coa, menjelaskan bahwa Imlek yang telah dirayakan lebih dari 4.000 tahun melambangkan kehidupan baru dan harapan.
Ia menegaskan, perayaan Imlek harus diisi dengan kebajikan melalui aksi sosial seperti berbagi kepada sesama.
Sebagai wujud nyata, PERMABUDHI Maluku menyerahkan bantuan sembako kepada anak-anak Panti Asuhan Maria Mediatrix dan Panti Asuhan Pelita Kasih.










