Terlepas dari itu, Wattimena juga mengingatkan para sekolah agar melakukan transparansi dalam pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
“Kami tidak ingin lagi mendengar ada kepala sekolah yang tersangkut masalah dana BOS. Pengelolaan keuangan harus dilakukan dengan baik dan transparan agar tidak menjadi polemik,” cetusnya.
Kata Wali Kota, di sekolah tidak boleh ada lagi pungutan liar baik dalam bentuk penjualan buku maupun biaya tambahan lain yang membebani orang tua siswa.
“Jika ada kebijakan dari komite sekolah terkait iuran tertentu, harus dibicarakan dan disepakati bersama orang tua, bila mereka keberatan, maka kebijakan tersebut tidak boleh dipaksakan,” imbuhnya. (AM-18)