Arikamedia.id, AMBON – Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku, Fauzan Rahawarin saat melakukan reses di Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) menyoroti isu pengembangan pariwisata dan kebutuhan infrastruktur dasar.
Warga di desa Taar Kota Tual mendorong adanya perhatian serius terhadap pengelolaan potensi pariwisata desa yang dinilai dapat dikembangkan menjadi destinasi baru di wilayah Kepulauan Kei.
Demikian disampaikan Fauzan di Ambon, Rabu (07/01/26), di Ambon, ditambahkan, selain perikanan, pariwisata merupakan sektor unggulan di Kepulauan Kei. Karena itu, infrastruktur pendukungnya perlu diperkuat.
”Reses juga dilaksanakan di Kecamatan Tayando Tam, kawasan kepulauan yang rawan bencana alam. Di wilayah ini, warga menyampaikan kebutuhan mendesak terkait pembangunan infrastruktur mitigasi bencana, seperti talut dan fasilitas pendukung lainnya. Tayando Tam membutuhkan infrastruktur kebencanaan karena kondisi geografisnya yang rentan,” ujar politisi Partai NasDem Maluku itu.
Dikatakan, aspirasi lain disampaikan masyarakat Pulau Kei terkait pembangunan infrastruktur umum, termasuk penyelesaian pembangunan sejumlah rumah ibadah yang belum rampung.
Menurutnya, perhatian terhadap rumah ibadah merupakan tanggung jawab kolektif seluruh anggota DPRD Provinsi Maluku, bukan hanya perorangan.










