“Krisis ini membunyikan alarm peringatan bagi negara-negara di kawasan ini untuk mengevaluasi kembali secara fundamental pilihan strategis mereka terhadap kebijakan fiskal, sektoral, dan sosial, yang merupakan titik balik penting dalam lintasan pembangunan di kawasan ini,” ujar Asisten Sekretaris Jenderal PBB dan Direktur Biro Regional untuk Negara Arab di UNDP Abdallah AlDardari.
Menurutnya, temuan pihaknya menggarisbawahi kebutuhan mendesak untuk memperkuat kolaborasi regional untuk mendiversifikasi ekonomi, sehingga tidak bergantung pada pertumbuhan yang didorong oleh hidrokarbon.
Terdapat pula kebutuhan untuk memperluas basis produksi, mengamankan sistem perdagangan dan logistik, serta memperluas kemitraan ekonomi untuk mengurangi paparan terhadap guncangan dan konflik.
Temuan-temuan UNDP tersebut menyoroti bahwa dampak dari perang yang terjadi tidaklah seragam, tetapi sangat bervariasi di kawasan tersebut. Hal itu terjadi karena berbagai karakteristik struktural yang berbeda dari subkawasan-subkawasan utamanya. (*)














