“Dan yang paling terakhir tentunya saya sebagai uskup mengharapkan atau meminta lebih dari itu adalah kepada rekan wartawan untuk menyebarkan berita ini kepada seluruh masyarakat supaya diketahui tetapi juga mendapatkan dukungan dan doa dari basudara sekalian apapun agama dan kepercayaan,” ucapnya.
Sebagaimanan diketahui, Gereja Katolik Universal, di seluruh dunia, sementara berada di Tahun Yubelium Ordinari. Tahun Yubelium berarti tahun kudus/suci. Tahun yang dikhususkan untuk pengampuan dosa dan pelepasan hukuman karena dosa secara penuh.
Itu berarti esensi Tahun Yubelium adalah umat dibebaskan dari dosa, berkat adanya upaya pertobatan, amal kasih serta pengampunan sehingga terwujudnya kekudusan dalam hidup setiap anggota gereja.
Oleh karena itu, tahun 2027 ditetapkan oleh Uskup Keuskupan Amboina Mgr. Seno Ngutra sebagai tahun sakral atau kudus bagi umat Katolik Keuskupan Amboina. Tahun Yubelium Keuskupan ini menjadi kesempatan berahmat bagi seluruh umat beriman, Uskup, para Imam, Biarawan/biarawati untuk merefleksikan perjalanan gereja Keuskupan Amboina, serta mengupayakan pengudusan hidup melalui pertobatan dan karya amal kasih.
Selain rahmat Yubelium ini, gereja lokal Keuskupan Amboina akan merayakan juga HUT Episkopal ke-5 Mgr. Seno Ngutra pada tahun yang sama. Semangat pembaruan dan pengembangan gereja dalam tahun Yubelium Keuskupan hendaknya tetap dipadukan dengan semangat palayanan Uskup Amboina sebagaimana termuat dalam motto kegembalaannya Duc in Altum sehingga gereja tidak hanya berfokus pada lapisan periferal tetapi gereja mampu merasakan dan mengalami kehidupan riil umat dan mengantarnya kepada keselamatan. (AM-29).










