Misi “HUMANIS” dalam mewujudkan penguatan kelembagaan dan tatanan birokrasi yang profesional dalam pelayanan publik justru terjebak pada ketidakmampuan Pemda dalam merancang strategi kebijakan pengelolaan yang efektif, minimnya taktik dalam mengeksekusi rencana kerja dan lemahnya fungsi kontrol dalam memastikan pelayanan publik yang memuaskan.
Pola akumulasi kemarahan seperti ini bahkan sudah melekat dalam memori masyarakat Bursel. Bupati Bursel seharusnya menyadari bahwa buruknya pelayanan publik itu di karenakan gagalnya Pemda dalam merumuskan kebijakan publik yang unggul dan kelalaian dalam mengawasi implementasi kebijakan publik. (AM-29)










