Sementera itu unggahan petisi dari akun Facebook Reza Eros Riry pada Sabtu (14/3/2026). Tulisan tersebut dengan cepat menyebar luas dan mengundang perhatian warganet, khususnya para musisi yang ikut menyuarakan dukungan terhadap perbaikan tata kelola program musik. Dalam petisinya, Reza menyoroti ironi di balik status Ambon sebagai “Kota Musik Dunia”.
Ia menyebut kota ini sebagai tempat lahirnya banyak musisi hebat, baik dari tradisi maupun modern, dengan sejarah panjang yang membanggakan.
Namun, menurutnya, predikat tersebut belum sepenuhnya diiringi dengan kondisi yang berpihak kepada musisi lokal. Ia menilai masih ada sejumlah persoalan yang perlu dibenahi, mulai dari dugaan diskriminasi dalam program musik pemerintah hingga minimnya penghargaan terhadap profesi seniman. *














