Scroll untuk baca artikel
Link Banner
Link Banner
BeritaEkonomiNasionalParlementariaUtama

Tanggapi Purbaya Soal APBN Kuat, Eddy Soeparno: Harus Tetap Waspada Penuhi Pasokan Energi

5
×

Tanggapi Purbaya Soal APBN Kuat, Eddy Soeparno: Harus Tetap Waspada Penuhi Pasokan Energi

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua MPRI RI Eddy Soeparno

Wakil Ketua MPR dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno menanggapi pandangan Menteri Keuangan Purbaya yang menegaskan bahwa Indonesia belum darurat energi karena APBN-nya yang kuat.

Eddy Soeparno menyampaikan apresiasi kepada Menkeu dan, di saat yang sama, juga mewanti-wanti bahwa APBN kuat bukan berarti bahwa Indonesia akan lolos dari krisis energi.

“Saya menghargai kinerja Menkeu yang menjaga resiliensi fiskal kita sehingga gejolak energi yang terjadi akibat perang di Timur Tengah belum mendorong Indonesia ke kondisi darurat energi”

“Namun demikian kita perlu selalu waspada bahwa kuatnya APBN Indonesia saat ini bukan jaminan bahwa pasokan energi yang selama ini dipenuhi melalui jalur impor akan selalu terpenuhi”

Baca Juga  Kodaeral lX Lepas Kontingen Karate ke Ajang Kasal Cup 2026

Pentingnya Transisi untuk Perkuat Ketahanan Energi

Bagi Waketum PAN ini, perang Iran-Israel-AS adalah disrupsi global yang sejajar dengan disrupsi ketika dunia dilanda Covid-19. Pada saat itu, sejumlah produk dan komoditas sulit kita impor karena negara-negara produsen membutuhkannya di negara masing-masing.

“Artinya, andaikata kita memiliki kecukupan dana untuk membelinya sekalipun, belum tentu negara produsen bersedia menjual produk yang dimaksud,”

“Risiko inilah yang kita hadapi saat ini. Meski Indonesia memiliki APBN yang kuat, namun belum tentu kita mampu memenuhi kebutuhan energi seperti BBM, migas, dan LPG yang selama ini diimpor karena diperebutkan oleh banyak negara di satu sisi dan dibatasi penjualannya oleh negara penghasil migas di sisi yang lain,” lanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Link Banner
Link Banner