Menurutnya, isu-isu yang beredar di media sosial turut memicu kekhawatiran warga sehingga terjadi pembelian berlebih. Namun saat ini, kondisi di lapangan telah kembali normal dan antrean di SPBU sudah tidak lagi terjadi.
Ia juga memastikan bahwa pasokan BBM untuk Ambon disuplai dari Integrated Terminal Wayame, yang menopang distribusi hingga wilayah Papua dan Maluku. Dengan ketersediaan stok untuk sekitar 20 hari ke depan dan distribusi yang terus berlanjut, masyarakat diminta tidak perlu khawatir.
Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan melakukan pembelian BBM secara wajar sesuai kebutuhan.
Rapat yang dipimpin menghadirkan perwakilan Pertamina untuk membahas penyediaan, pendistribusian, hingga penentuan harga BBM di wilayah Maluku. ***














