“Aksi ini bentuk amarah besar, jadi kemungkinan bakal banyak kegiatan. Kurang lebih ada 16 lembaga, masing-masing sedikitnya 100 orang per lembaga. Ada estimasi 1.600 orang ikut aksi besok (hari ini),” kata Kuat kepada media, Senin.
Bali
Di Bali, aksi digelar oleh Aliansi Bali Tidak Diam dengan menggeruduk Kantor DPRD Bali, Senin, 17 Februari 2025. Aksi yang juga bertajuk Indonesia Gelap Darurat Pendidikan ini membawa lima poin tuntutan yang berangkat dari efisiensi di bidang pendidikan. Mereka meminta pemerintah membatalkan seluruh pemangkasan terhadap anggaran pendidikan.
Massa aksi yang terdiri dari kumpulan mahasiswa tersebut menyampaikan lima tuntutan mengenai kebijakan efisiensi anggaran dan berhasil melakukan dialog terbuka bersama Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya beserta jajarannya.
Samarinda
Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kaltim Menggugat (AMKT) juga turun ke jalan pada Senin sore. Dalam aksi di depan Gedung DPRD Kalimantan Timur tersebut, mereka menyuarakan tiga tuntutan utama: pencabutan Inpres Nomor 1 Tahun 2025, penolakan revisi Undang-Undang Minerba, dan kritik terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Tiga tuntutan ini adalah bentuk gejolak amarah mahasiswa Kaltim. Inpres ini harus segera dibatalkan karena bisa berdampak buruk bagi pendidikan,” kata Presiden BEM KM Universitas Mulawarman atau Unmul, M Maulana.










