Ia menambahkan bahwa banyak pengungsi Suriah telah memberikan kontribusi besar di Jerman, tetapi sebagian besar ingin kembali ke tanah air mereka, di mana mereka akan memainkan peran penting dalam membangun kembali Suriah di tahun-tahun mendatang.
Baik Merz maupun Sharaa mengakui bahwa sebagian warga Suriah akan tetap tinggal di Jerman.
Merz mengatakan bahwa demi kepentingan negaranya, dokter dan tenaga medis Suriah harus dapat tetap tinggal jika mereka menginginkannya.
Sharaa mengatakan Suriah tidak akan pernah melupakan bagaimana Jerman membuka pintunya bagi para pengungsi selama perang saudara. “Kami bangga bahwa warga Suriah telah belajar dengan sangat cepat untuk berkontribusi kepada masyarakat,” katanya. “Kami bekerja sama dengan teman-teman kami di pemerintah Jerman untuk membangun model migrasi ‘sirkular’.”
Hal ini akan “memungkinkan warga Suriah untuk berkontribusi pada pembangunan kembali tanah air mereka tanpa mengorbankan stabilitas dan kehidupan yang telah mereka bangun di sini, bagi mereka yang ingin tetap tinggal,” kata Sharaa. ***














