Link Banner
BeritaDaerahOpiniUtama

Sampah Palstik di Teluk Ambon Diharapkan Jadi Perhatian Pemkot, Bagi Kepentingan Pariwisata

12
×

Sampah Palstik di Teluk Ambon Diharapkan Jadi Perhatian Pemkot, Bagi Kepentingan Pariwisata

Sebarkan artikel ini
Sampah di teluk Ambon - JACK M/INT

Selain itu, yang perlu terus dilakukan adalah mendorong kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya, juga meminimalkan penggunaan plastik.
Misalnya dengan secara kolektif dan konsisten menggunakan botol minum isi ulang seperti tumbler, memakai bungkus makanan dari daun serta membawa tas saat berbelanja, menghindari penggunaan kantong plastik.

Untuk mengurangi penggunaan plastik di kepulauan Maluku, mestinya bisa diinisiasi satu gerakan yang didukung dengan peraturan untuk menggunakan tas dan kantong dengan bahan alami, seperti Noken dari Papua atau Kamboti dengan design yang lebih praktis dan enak ditenteng. Kamboti adalah wadah dari anyaman daun kelapa khas kepulauan Maluku.

Link Banner

Selain unik dan ramah lingkungan, penggunaan Kamboti secara luas dapat meningkatkan pendapatan pengrajin, apalagi bila dijadikan cinderamata atau suvenir para turis.

Baca Juga  Amerika Mundur dari Dana Kompensasi Kerusakan Iklim

Atau dengan kata lain, dalam soal ini pemerintah terutama di daerah mestinya berada di garda terdepan. Terkait regulasi, misalnya, pemerintah daerah di kepulauan Maluku, pun daerah lain di Tanah Air, bisa mencontoh apa yang sejauh ini telah dilakukan di Bali oleh Walikota Denpasar dan Gubernur Bali, yang sejak 2018 lalu telah menetapkan aturan sebagai pijakan pengurangan sampah plastik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *