Lebih lanjut, dirinya menekankan digitalisasi tidak hanya berbicara soal teknologi, tetapi juga tentang kepercayaan dan keamanan dalam bertransaksi.
“Melalui kegiatan ini, para pelaku UMKM tidak hanya didorong untuk mendaftar sebagai merchant QRIS, tetapi juga diberikan pemahaman tentang perlindungan konsumen, keamanan data usaha, serta cara menghindari berbagai bentuk penipuan digital,” katanya.
Ia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kepercayaan pelaku UMKM dalam menggunakan sistem pembayaran non-tunai sehingga usaha mereka menjadi lebih modern, efisien, dan memiliki jangkauan pasar yang lebih luas.
Di akhir sambutannya, Wakil Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia Perwakilan Maluku serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan tersebut. (AM-18)










