BeritaNasionalPemerintahanUtama

Saiful Mujani Nilai Kemenangan Prabowo Tak Demokratis

3
×

Saiful Mujani Nilai Kemenangan Prabowo Tak Demokratis

Sebarkan artikel ini
Saiful Mujani. Antara/Melalusa Susthira K

PENDIRI Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saiful Mujani, mengkritik kemenangan Prabowo Subianto dalam Pemilihan Presiden 2024. Menurut dia, Prabowo yang berpasangan dengan putra sulung Joko Widodo, yakni Gibran Rakabuming Raka menang melalui mekanisme yang tidak demokratis.

“Bagi saya itu adalah otokrasi lewat mekanisme pemilu yang tidak demokratis atau electoral authocracy,” ujar Saiful dalam keterangannya pada Selasa, 7 April 2026.

Adapun pasangan Prabowo dan Gibran yang diusung koalisi gemuk unggul perolehan suara dari dua pasangan lainnya, yaitu Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar serta Ganjar Pranowo-Mahfud Md. Prabowo dan Gibran dilantik sebagai presiden dan wakil presiden oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat pada 20 Oktober 2024.

Saiful mengaku memiliki alasan mengajak publik untuk menurunkan Prabowo dari kursi pemerintahan. Terlebih Saiful menilai kepemimpinan Mantan Komandan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) itu secara umum tidak kompeten dan tidak berwibawa.

Baca Juga  Kritik Saiful Mujani pada Prabowo Subianto Jadi Pembicaraan

“Di mata saya Prabowo secara umum tidak berwibawa dan tidak kompeten sehingga saya ngajak menurunkannya,” ujarnya. “Prabowo tidak presidensial. Seorang presiden yang presidensial bagi saya adalah yang inklusif, menerima keragaman aspirasi, bersikap dan bertindak beyond partisan politics.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *