“Korban juga sudah memberikan keterangan setelah menjalani operasi dan kini dalam kondisi mulai pulih,” ujarnya.
Tak hanya itu, anak korban dari pernikahan sebelumnya juga menjadi sasaran kekerasan pelaku.
“Tak hanya menganiaya saya, dia juga membanting anak saya hingga mengalami sakit pada kaki dan trauma,” ungkap korban melalui kuasa hukumnya.
Korban juga mengungkapkan bahwa kekerasan tersebut bukan kali pertama terjadi. Ia menyebut pelaku kerap bersikap kasar setiap kali emosi, bahkan dalam kejadian sebelumnya menyebabkan dirinya harus menjalani jahitan pada kaki.
Sementara itu, Kapolsek Ternate Utara, Iptu Rizki Kurniawan Tresnadi, membenarkan laporan tersebut dan menyebut pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi.
“Laporan diterima sekitar pukul 23.53 WIT. Sejumlah saksi sudah diperiksa,” katanya.
Ia menambahkan, hingga kini korban belum dimintai keterangan resmi karena masih menjalani perawatan intensif di RSUD Chasan Boesoirie.
“Pelaku akan diproses secara menyeluruh, baik dari sisi etik maupun pidana. Untuk unsur kekerasan terhadap anak masih didalami dan kemungkinan digabung dalam satu perkara,” tegasnya. *














