Ia menginginkan seluruh elemen masyarakat dan pihak-pihak yang memiliki kemampuan dapat turut serta menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang membangun di Kota Ambon.
“Semoga kegiatan ini menjadi berkat bagi kita semua di bulan yang penuh berkah ini. Ke depan, kegiatan seperti ini harus terus dilakukan oleh semua pihak yang mampu menyelenggarakannya,” tambahnya.
Terkait agenda LASQI selama Ramadhan, Abas mengakui pihaknya telah menyiapkan sejumlah program. Namun, pelaksanaannya masih menunggu kesiapan anggaran dan dukungan dari Pemerintah Kota Ambon.
“LASQI sudah memiliki agenda di bulan Ramadan, hanya saja setiap kegiatan tentu membutuhkan anggaran. Situasi Pemkot saat ini belum memungkinkan untuk memaksakan itu. Sambil menunggu realisasi, kami sudah menyiapkan program, tinggal bagaimana dukungan itu bisa terealisasi,” ungkapnya.
Salah satu program yang telah disiapkan adalah “Go to School” yang rencananya akan digelar, meski kemungkinan waktunya akan mengalami penyesuaian.
Dengan semangat kolaborasi dan dukungan berbagai pihak, LASQI optimistis seni Islami di Kota Ambon akan terus berkembang dan menjadi kekuatan positif bagi generasi muda. (AM-18)










