Dalam sambutanya Wali Kota menegaskan bahwa menghargai petugas kebersihan tidak cukup hanya dengan memberikan bantuan.
Menurutnya, masyarakat juga harus ikut menjaga kebersihan lingkungan sebagai bentuk dukungan dan rasa hormat kepada mereka.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Pemerintah Kota Ambon ingin menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya soal program, tetapi juga tentang kepedulian kepada pelaku usaha kecil dan para pekerja kebersihan yang berjasa bagi kota.
“Mari kita saling menghargai dan tidak membuang sampah sembarangan. Buang lah sampah pada tempatnya dan pada waktunya “tegasnya.
Karena kebersihan kota merupakan tanggung jawab kolektif seluruh warga. Tanpa kesadaran bersama, upaya pemerintah menjaga wajah kota tidak akan maksimal.
Pada kesempatan itu juga Wattimena menekankan bahwa capaian yang diraih selama setahun terakhir merupakan hasil kerja bersama seluruh ASN dan masyarakat Kota Ambon.
Ia menegaskan orientasi kepemimpinannya bukan pada pencitraan atau legacy pribadi.
“Masih ada empat tahun masa pengabdian yang tersisa bagi pasangan Bodewin dan Ely.satu tahun pertama disebut sebagai fondasi. (AM-18)










