Kata dia pada tahun ini total tiket gratis yang disediakan mencapai 7.431, dengan sekitar 4.000 di antaranya dialokasikan untuk warga Pulau Ambon yang ingin kembali ke daerah asal di MBD.
“Program ini sungguh sangat membantu, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi. Setiap tahun, kami selalu berusaha memastikan bahwa warga bisa pulang kampung dengan aman dan tidak memikul beban biaya transportasi,” ujarnya.
Direktur Utama PT Pelayaran Dharma Indah, Johny de Queljoe alias Siong, menambahkan bahwa transportasi laut tetap menjadi prioritas utama bagi masyarakat Maluku sebagai wilayah kepulauan yang tersebar luas.
Dia juga memberikan apresiasi terhadap dukungan pemerintah yang telah diberikan selama ini, sehingga program mudik gratis rutin dilaksanakan menjelang hari raya besar seperti Natal dan Idulfitri.
“Pada tahun sebelumnya jumlah tiket bisa mencapai sekitar 7-8.000 di tahun 2025 hanya tersedia 4.256 tiket, hal ini disebabkan oleh efisiensi anggaran yang harus kami lakukan,” katanya. (AM-29).










