BeritaDaerahEkonomiUtama

Program KECE, BRI di Serut Diduga Buat Kredit Fiktif, Alhidayat : Nasabah Rugi Capai Rp 4,7 Miliar

32
×

Program KECE, BRI di Serut Diduga Buat Kredit Fiktif, Alhidayat : Nasabah Rugi Capai Rp 4,7 Miliar

Sebarkan artikel ini
Kantor BRI Masohi (ilustrasi) - web

Kata Alhidayat, Komisi III telah mengantongi data sekitar 380 orang korban dari total kurang lebih 470 warga yang diduga terdampak. Nilai kerugian masyarakat secara keseluruhan diperkirakan mencapai Rp 4,7 miliar, dengan nilai kredit sekitar Rp 10 juta per orang.

Berdasarkan pengakuan warga sambungnya, pemotongan dana dilakukan secara otomatis setiap kali ada uang masuk ke rekening. Bahkan, ditemukan transaksi yang terjadi pada tengah malam, sekitar pukul 00.00 WIT, tanpa sepengetahuan pemilik rekening.

Program kredit serupa pernah berjalan pada periode 2023–2024 dan saat itu disebut mendapat persetujuan masyarakat, lebih jauh diungkapkan, namun dalam praktiknya, dana kredit tidak diterima oleh nasabah, melainkan digunakan oleh pihak lain, meski kemudian sempat dilakukan pengembalian.

Baca Juga  Menteri KP Trenggono Berangsur Pulih Setelah Diobservasi, kata Dokter Kelelahan 

“Masyarakat heran karena transaksi bisa terjadi pada jam 12 malam. Begitu uang masuk, langsung terpotong,” ujarnya.

Masalah kembali muncul pada 2025, ketika kredit kembali dicairkan tanpa sepengetahuan dan tanpa tanda tangan nasabah. Meski demikian, pihak bank tetap melakukan pemotongan angsuran dari rekening warga.

Alhidayat menyebutkan, dirinya telah bertemu dengan Kepala BRI Pasahari untuk meminta klarifikasi. Namun, pihak bank disebut tetap bersikukuh melakukan pemotongan dana nasabah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *