
Penutupan juga diawali dengan pembacaan hasil persidangan oleh Sekretaris Jemaat GPM Bethel Noce Picauly antara lain Keputusan nomor 1 tentang peserta sidang, Keputusan nomor 2 tentang jadwal acara, Keputusan nomor 3 tentang pertanggungjawab pelayanan dan keuangan tahun 2025, Keputusan nomor 4 tentang rencana pengembangan jemaat Bethel tahun 2026 – 2030, keputusan nomor 5 tentang pengesahan komisi-komisi kerja pada Persidangan Ke-41, keputusan nomor 6 tentang program pelayanan jemaat GPM Bethel tahun 2026 dengan menetapkan 59 program dan 89 kegiatan, keputusan nomor 7 tentang anggaran pendapatan dan belanja jemaat GPM Bethel tahun 2026, keputusan nomor 8 dengan ucapan terimakasih dan 13 rekomendasi.
Sebelumnya pada Pembukaan Persidangan Ketua Klasis GPM Kota Ambon juga menyampaikan, Jemaat GPM Bethel akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Sidang Klasis yang ke-50 tetapi kita juga akan membacakan beberapa keputusan sidang ke-39 sinode GPM pada tahun 2025 kemarin.
“Supaya 2026 melayani umat dengan tekun dan kasih sayang yang berorientasi pada pelayanan umat sebagai ungkapan syukur yang berfokus pada pembinan anak keluarga meningkatkan pendidikan di tahun ini juga,” tuturnya.
Bagaimana gereja ini tetap konsisten dan terkait juga dengan masa depan bangsa, itulah cara gereja kita dalam melurusakan pesan hidup Kristus GPM.










