Link Banner
BeritaNasionalPemerintahanUtama

Permintaan Luhut agar demokrasi tidak merusak ‘budaya santun’ Adalah Bentuk Pembunuhan Karakter Bagi Peneliti dan Akademisi

16
×

Permintaan Luhut agar demokrasi tidak merusak ‘budaya santun’ Adalah Bentuk Pembunuhan Karakter Bagi Peneliti dan Akademisi

Sebarkan artikel ini
Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudistira menekankan kajian lembaganya dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.

JAKARTA, arikamedia.id – Bhima Yudhistira, Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios), menyatakan pernyataan Luhut adalah bentuk “pembunuhan karakter” bagi para peneliti dan akademisi.

“Sebagian besar kritik yang disampaikan untuk perbaikan. Kritik yang disampaikan berbasis pada data, kajian dengan metodologi yang sangat ketat. Lahir dari ruang-ruang akademis dan lembaga penelitian,” ujar Bhima.

Link Banner

Bhima menegaskan sorotan Celios terhadap program pemerintah menggunakan data dan metodologi yang terperinci.

“MBG [Makanan Bergizi Gratis], misalnya, kita pakai datanya data BPS [Badan Pusat Statistik] dan Susenas [Survei Sosial Ekonomi Nasional],” ujarnya, melansir BBC Indonesia.

“Tentunya kita melakukan kajian tadi berdasarkan dari data-data primer, berdasarkan dari survei yang kemudian bisa dipertanggungjawabkan kepada publik,” tambahnya.

Baca Juga  Profil Simon Tahamata, Legenda Klub Ajax Amsterdam Keturunan Maluku
Presiden Prabowo Subianto (tengah) didampingi Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan (kiri) dan sejumlah pejabat lainnya saat kunjungan kerja di Kabupaten Batang, Jawa Tengah pada 20 Maret 2025. Dalam pidatonya saat itu, Prabowo menyebut para pengritiknya sebagai “anjing menggonggong”.

Di sisi lain, Bhima menyayangkan penggunaan narasi kasar dan tidak santun yang justru dilontarkan pejabat pemerintah.

Selain “ndasmu”, Bhima juga menyoroti penggunaan kata-kata seperti “anjing menggonggong” yang digunakan Prabowo terhadap pengritiknya saat meresmikan

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang di Batang, Jawa Tengah pada 20 Maret 2025, seperti dilansir Kompas.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

TERNATE, arikamedia.id – Badan Pusat Statistik Provinsi Maluku Utara mencatat nilai ekspor Maluku Utara pada Januari 2025 sebesar US$ 1.076,63 juta atau mengalami penurunan sebesar 2,33…