Ia memberi penghargaan khusus kepada Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup Kota Ambon yang menjadi penggerak utama kegiatan bertema “Arika Kalesang Negeri”, sebagai simbol kesatuan dan tanggung jawab bersama.
Kehadiran SKK Migas dan PT Impact Masela, unsur TNI-Polri, akademisi dari Universitas Pattimura, tenaga kesehatan, camat se-Letimur Selatan, insan pers, serta LSM Moluccas dan Bumi Lestari, menurutnya memperlihatkan bahwa isu lingkungan adalah agenda lintas sektor.
Raja Negeri Rutong Rezza Maspaittella dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang hadir dan mendukung kegiatan tersebut.
Maspaitellaa menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar kerja bakti atau seremoni tahunan, melainkan momentum membangun kesadaran.
“Negeri yang kotor bukan karena kurang fasilitas, tetapi karena kurang peduli. Kalau hati kita bersih, maka lingkungan pun akan bersih,” katanya
Ia mengingatkan bahwa alam adalah titipan Tuhan dan leluhur yang harus diwariskan dalam keadaan baik kepada generasi mendatang.
Olehnya itu membuang sampah sembarangan di sungai, pantai, maupun kebun adalah bentuk pengabaian terhadap tanggung jawab bersama.
Ia mengajak orang tua untuk menjadi pendidik pertama dalam menanamkan karakter peduli lingkungan kepada anak-anak.










