Karena itu, seluruh personel diharapkan meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam menghadapi berbagai potensi situasi di lapangan, termasuk memperkuat koordinasi lintas sektor dengan TNI serta instansi terkait lainnya.
“Personel harus mampu membaca situasi di lapangan dan mengedepankan koordinasi dengan seluruh unsur terkait agar setiap potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sejak dini,” lanjutnya.
Kapolda Maluku juga menekankan pentingnya disiplin dan integritas seluruh personel yang terlibat dalam operasi pengamanan Idul Fitri.
“Jaga disiplin, hindari segala bentuk pelanggaran, serta berikan pelayanan yang profesional dan humanis kepada masyarakat. Dengan demikian, pelaksanaan Operasi Ketupat Salawaku 2026 dapat berjalan aman, tertib, dan lancar,” tegasnya.
Dalam kegiatan latihan tersebut, Biro Operasi Polda Maluku menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai satuan kerja di lingkungan Polda Maluku yang memberikan materi terkait strategi pengamanan, manajemen operasi, hingga kesiapan personel di lapangan.
Latihan Pra Operasi Ketupat Salawaku merupakan bagian dari kesiapan Polri secara nasional dalam mengamankan perayaan Idul Fitri 2026, khususnya di wilayah kepulauan seperti Maluku yang memiliki tantangan geografis dan mobilitas transportasi laut yang tinggi.










