“Kami turun tanpa menghubungi siapa-siapa. Kami hanya ingin memastikan apakah ASDP, Dinas Perhubungan, dan Pelindo benar-benar siap menghadapi Natal dan Tahun Baru,” ujar Alhidayat kepada wartawan disela-sela kunjungan tersebut, Selasa (16/12/2025).
“Laporan dari Dinas Perhubungan menyebutkan puncak arus mudik tanggal 17. Tapi hari ini, tanggal 16, kami melihat semuanya belum siap. Itu tentu tidak bagus. Soal tiket juga dikeluhkan masyarakat dan ini harus ditertibkan,” ujarnya.
Komisi II DPRD Maluku sejak 1 Desember lalu telah mengingatkan, ternyata ini tidak ditindaklanjuti secara maksimal.
Komisi III DPRD Maluku turut dihadiri oleh Sekretaris Komisi Abdullah Kelililauw, serta anggota komisi Amirudin, La Nyong, dan Rostina. (AM-18/***).










