Pemprov Malut Fokus Peningkat SDM dan Penerapan SPBE Secara Menyeluruh
JAKARTA, arikamedia.id – Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda menyampaikan bahwa fokus utama Pemprov adalah peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) secara menyeluruh.
Dikatakan, program digitalisasi dimulai dari sistem presensi, penggajian, hingga tunjangan kinerja yang terukur otomatis.
Menurutnya, untuk tahap awal, lima OPD yang bergerak di sektor layanan publik—pendidikan, kesehatan, pertanian, perikanan, dan pendapatan daerah—akan dijadikan pilot project.
“Pemerintahan kita harus bergerak seperti korporasi—output-oriented, bukan sekadar prosedural,” tegas Sherly.
Mengutip dari laman Pemprov Malut, kata Gubernur, aplikasi layanan yang disiapkan nantinya akan memiliki database pengguna, serta dibuka peluang skema profit sharing.
Gubernur juga menegaskan perlunya penguatan sinyal di wilayah desa. Saat ini, terdapat 345 titik dengan jaringan lemah, termasuk 139 titik blank spot.
“Pemerintah desa harus bisa bertransaksi dan melayani lewat platform digital. Tapi ini mustahil kalau sinyal tidak tersedia,” ujar Gubernur.
Dalam kesempatan tersebut, lebih jauh Pemprov juga mendorong agar perusahaan tambang di Maluku Utara turut serta memperluas jaringan sinyal melalui skema kerja sama khusus dengan Telkomsel, minimal untuk menjangkau satu kabupaten.










