Jadi rentang 25 tahun itu disebut Yubelium Ordinari, sementara itu dalam Gereja Katolik ada moment khusus yang bisa ditetapkan oleh Paus sebagai ordinari, extraordinary atau yubelium luar biasa.
Seperti contoh dikatakan Paus, pada tahun 2015 lalu Paus Fransiskus menetapkan sebagai Yubelium Extraordinary, kerahiman Ilahi, personal Yubelium Ordinari 2025 telah dimulai.
Jadi sudah dimulai pada tanggal 24 desember 2024 tahun lalu, dimulai dengan pembukaan pintu suci, atau dalam bahasa latin disebut fortasanta .
Dibuka pada tanggal 24 desember 2024 ungkapnya, itu berarti pintu yang sama ditutup selama 25 tahun jadi nanti tahun 2050 baru bisa dibuka lagi pintu suci itu, pintu suci itu lah orang orang Khatolik berziarah disitu sebagai simbol memasuki pelataran rumah Tuhan.
“Mendapatkan pengampunan dari Tuhan sendiri, maka tema Yubelium ordinari 2025 ini adalah peziarah pengharapan. Tema ini termuat dalam surat resmi dari Paus Fransiskus yang berjudul spece no count fonde bahasa latin, menjadi harapan yang tidak mengecewakan yang diterbitkan pada tanggal 9 mei 2024 untuk menjadi pedoman pelaksanaan Yubelium Ordinari,” tandas Uskup.
Tukasnya, Paus Fransiskus menekankan penegasan Santa Paus di Roma bahwa pengharapan kepada Kristus tidak akan mengecewakan dan tahun Yubelium adalah moment perjumpaan personal atau asli dengan Yesus sebagai pintu keselamatan.










