Pedagang juga meminta kejelasan apakah mereka termasuk dalam kelompok pedagang yang akan dipindahkan ke lokasi baru.
Pemkot sedang menyiapkan lokasi alternatif untuk merelokasi pedagang, namun belum ada kejelasan mengenai pedagang mana saja yang akan dipindahkan.
Hadiyanto menegaskan bahwa para pedagang terminal bukanlah pedagang musiman.
Padahal sebelumnya mereka pernah ditempatkan di Pasar Gedung Putih (Pasar Baru), tetapi lokasi di lantai 4 dinilai tidak menguntungkan dan membuat mereka rugi.
Untuk itu perlunya penataan terminal dengan tetap memperhatikan fungsi utama terminal sebagai tempat aktivitas keluar masuk kendaraan.
“Kita perlu koordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Satpol PP agar kebijakan yang diambil tidak mengganggu operasional terminal,” ungkapnya.
Para pedagang juga menyampaikan bahwa permintaan ini hanya berlaku hingga momentum Natal. Setelah itu, mereka siap mengikuti penghentian aktivitas jualan atau dipindahkan ke lokasi lain sesuai kebijakan Pemkot.
Sementara rapat tindak lanjut dengan seluruh pihak terkait dijadwalkan segera digelar untuk menentukan langkah konkret mengenai jam operasional dan rencana relokasi pedagang terminal. (AM-18)










