BeritaNasionalUtama

PBNU Undang Akademisi Pro-Zionis Peter Berkowitz, Ini Riwayat Relasi PBNU-Israel

44
×

PBNU Undang Akademisi Pro-Zionis Peter Berkowitz, Ini Riwayat Relasi PBNU-Israel

Sebarkan artikel ini
Ketua Umum Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf (ketiga kiri) bersama Sekretaris Jenderal PBNU Saifulla Yusuf (ketiga kanan), Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) Juri Ardiantoro (kedua kiri), Ketua PWNU DKI Jakarta Samsul Ma'arif (kiri), Ketua Umum Pagar Nusa Nabil Haroen (kedua kanan) dan Bendahara Umum Fatayat NU Wilda Tusururoh (kanan) memberikan keterangan pers mengenai lima Nahdliyin bertemu Presiden Israel di Kantor PBNU, Jakarta, Selasa, 16 Juli 2024. Yahya Cholil Staquf meminta maaf kepada masyarakat luas atas peristiwa lima nahdliyin yang bertemu Presiden Israel Isaac Herzog. TEMPO/M Taufan Rengganis

Kala itu, foto pertemuan para Nahdliyin dengan Herzog beredar luas di media sosial. Salah satu peserta, Zainul Maarif, mengunggah foto bersama presiden Israel itu ke akun Instagram pribadinya dan menuliskan bahwa pertemuan membahas konflik Hamas–Israel serta hubungan Indonesia–Israel.

Rangkaian peristiwa itu menimbulkan persepsi publik bahwa NU sedang melunak terhadap Israel. Namun Gus Yahya berulang kali menegaskan posisi NU tidak berubah: menolak penindasan Israel dan mendukung kemerdekaan Palestina.

“Kalau pun ada individu yang berangkat ke Israel, itu bukan sikap lembaga. Kalau pun kami mengundang akademisi luar negeri, tujuannya murni akademis, bukan politik,” kata Yahya. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *