“Kami mengedepankan langkah preemtif melalui edukasi langsung kepada masyarakat. Dengan meningkatkan kesadaran penumpang dan petugas, potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini,” ujar Rositah.
Ia menambahkan, sinergi antara Polri, petugas pelabuhan, dan masyarakat sangat penting dalam menjaga situasi tetap kondusif selama periode mudik.
“Kolaborasi ini menjadi kekuatan utama untuk menciptakan mudik yang aman, nyaman, dan lancar, khususnya di wilayah kepulauan seperti Maluku yang sangat bergantung pada transportasi laut,” tambahnya.
Secara umum, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif, serta mendapat respons positif dari masyarakat.
Pendekatan preemtif yang dilakukan Polda Maluku melalui edukasi langsung di pelabuhan menunjukkan pergeseran strategi pengamanan yang semakin humanis dan adaptif.
Di wilayah kepulauan seperti Maluku, di mana transportasi laut menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat, langkah preventif semacam ini dinilai lebih efektif dibandingkan sekadar penindakan.
Kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga membangun kepercayaan publik (trust building) yang menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas kamtibmas.













