Dikatakan, Wastebin merupakan aset daerah yang dibeli dengan uang rakyat, sehingga kerusakannya merupakan kerugian negara.
Menurut Apries, sedikit banyak wastebin tersebut sudah cukup membantu warga disitu, sehingga sampah tidak berserahkan di jalan.
”Tapi kalau hari ini terjadi pembakaran berarti ada ketidaksadaran warga untuk menjaga fasilitas yang pemerintah sudah sediakan,” tegas Kadis DLHP.
Kata Apries, peningkatan layanan persampahan akan sulit mencapai hasil maksimal, tanpa partisipasi aktif masyarakat dalam mengawasi lingkungan, warga Ambon diminta untuk ikut menjaga fasilitas publik jangan hanya menjadi pengguna. (*)










