AMBON, arikamedia.id – Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinator Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani memastikan bahwa Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela akan mulai digarap kembali pada 2025. Lantas apa sebenarnya proyek Blok Masela itu?
Dilansir dari Antara, Rosan Roeslani mengatakan dirinya dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto mendapat tugas dari Presiden Prabowo Subianto untuk mengawal kelanjutan proyek tersebut.
“Harapannya juga ingin segera berjalan, direncanakan pada tahun 2025 sudah mulai berjalan, tadi sampaikan, dan diharapkan selesai pada beberapa tahun ke depan,” kata Rosan di kawasan Istana Kepresidenan, Jakarta, baru-baru ini, dikutip dari Antaranews.
Lebih lanjut, Rosan menilai kendala yang dihadapi Inpex sebagai investor dalam proyek gas Blok Masela sudah berlangsung cukup lama mengingat proyek ini sudah berjalan lebih dari dua dekade. Meski begitu, proses penyelesaian terus diupayakan karena potensi dari proyek gas Blok Masela yang sangat besar nilainya.
Mengenal Proyek Blok Masela
Untuk diketahui, Blok Masela adalah sebuah Proyek Kilang Gas Alam Cair (LNG) di Pulau Nustual, Lermatang, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku dan merupakan salah satu proyek strategis nasional (PSN) yang bernilai 19,8 miliar dolar AS (sekitar Rp285 triliun).