BeritaDaerahInternasionalNasionalOlahragaPARIWISATASeni & BudayaUtama

Melalui Human Impulse,  Louis Margot Kelilingi Dunia Singgah di Alam dan Budaya Manoa Kei yang Istimewa

24
×

Melalui Human Impulse,  Louis Margot Kelilingi Dunia Singgah di Alam dan Budaya Manoa Kei yang Istimewa

Sebarkan artikel ini
Foto : Peluncuran dua perahu bercadik tradisional ke laut, sebagai simbol kesinambungan jalur maritim leluhur, serta dilanjutkan dengan malam budaya dan pertemuan komunitas yang menampilkan musik, tarian, gong, dan tipa - Ist

Performa daya tahan, Filosofi Manusia, Memori Austronesia, Lanskap Hidup

Arikamedia.id, MALUKU TENGGARA – Pendayung Samudera dan Penjelajah asal Swiss Louis Margot mencetak sebuah perjalanan keliling dunia yang digerakkan sepenuhnya oleh kekuatan manusia, tanpa mesin maupun bantuan mekanis, bergantian antara mendayung di lautan dan bersepeda di daratan.

Kedatangannya di Kepulauan Kei merupakan sebuah pertemuan manusia sekaligus momen budaya yang beresonansi kuat dengan warisan maritim Austronesia di wilayah ini.

Melalui Human Impulse, Louis Margot menjalani perjalanan mengelilingi dunia dengan tenaga manusia sejauh hampir 40.000 kilometer, dengan tujuan melampaui rekor dunia saat ini yaitu 5 tahun 11 hari.

Mengutip Siaran Pers yang diterima media ini, Mantan Juara Dunia Junior Dayung, ia telah menyeberangi Samudra Atlantik dengan perahu dayung sekitar 5.000 km seorang diri, lalu melanjutkan tahap paling menantang dalam perjalanannya: penyeberangan Samudra Pasifik, melebihi 11.000 km dan lebih dari 250 hari berturut-turut di laut, mengakumulasi lebih dari 300 hari kemandirian samudra dengan upaya fisik harian antara 8 hingga 14 jam.

Baca Juga  Gelar KRYD Polda Maluku Bersama Polsek KPYS Amankan Ratus Liter Miras di Pelabuhan Slamet Riyadi Ambon

Persinggahannya di Kepulauan Marquesas dan kemudian di Kepulauan Kei mengikuti koridor angin dan arus laut bersejarah yang dahulu digunakan oleh para navigator Austronesia, di mana angin musiman, bintang, dan aliran samudra memandu perjalanan ke arah barat selama musim timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *