Jika terlalu ramai informasi ditebak oleh media, maka ujungnya akan dibelokkan agar tak sesuai narasi yang berkembang.
Mahfud menyarankan agar publik tidak gembar-gembor jika ingin ada tindakan terhadap kelompok tertentu. “Kalau ingin sesuatu, jangan bilang Pak Prabowo besok akan menindak geng ini. Enggak ada. Malah dipanggil, lalu ditepuk-tepuk geng itu,” kelakarnya.
Mahfud pun menegaskan bahwa pencopotan pejabat adalah hak prerogatif presiden yang tak bisa lagi diganggu gugat. * (Tribun-Video.com/Warta Kota)










