Sebagian dari mereka, kata Frans, belum pernah merasakan naik kendaraan bermotor seumur hidupnya. “Ada mama-mama yang belum pernah naik mobil sama sekali,” ucapnya.
Dalam pikiran Frans sempat muncul niat menggunakan dana kampung untuk mengajak sebagian warga Omon melihat kota. “Saya rencana pakai dana kampung, sewa mobil, cuma mau bawa mama-mama ini jalan. Kasih lihat Kota Jayapura sampai daerah Pasir Enam,” tuturnya.
Bagi Frans, perjalanan itu bukan sekadar rekreasi, melainkan untuk menunjukkan bahwa warganya adalah bagian dari negara.
“Supaya mereka tahu Jayapura itu seperti apa. Supaya mereka dengar bahasa Indonesia sedikit-sedikit. Supaya mereka bisa bilang, oh, kami juga bagian dari negara ini,” katanya. Frans membayangkan membawa para perempuan uzur itu untuk bertemu langsung dengan para pejabat Jayapura.
“Dari keliling-keliling itu lalu kami pulang, singgah di kantor Bupati. Saya mau bilang, ini mama-mama dari kampung kami. Mereka belum pernah lihat Jayapura. Belum pernah naik mobil,” ucap Frans.
“Mungkin Bapak bisa kasihan kami kah? Buka jalan saja ke kampung kami,” ujarnya.
SUMBER : BBC Indonesia
Foto : Ikbal Asra










