BeritaDaerahNasionalParlementariaUtama

Ketimpangan Rekrutmen Polri Rugikan Daerah 3T Indonesia

2
×

Ketimpangan Rekrutmen Polri Rugikan Daerah 3T Indonesia

Sebarkan artikel ini
Anggota DPR RI, Mercy Chriesty Barends

Arikamedia.id – Anggota Komisi III DPR RI, Mercy Chriesty Barends, menyoroti ketimpangan dalam proses rekrutmen Polri yang dinilai masih merugikan daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Pasalnya, sistem seleksi saat ini belum sepenuhnya memberikan keadilan bagi seluruh anak bangsa dari berbagai wilayah Indonesia.

Apalagi, ungkapnya, perbedaan akses pendidikan, kondisi ekonomi, hingga faktor geografis membuat calon peserta dari daerah 3T menghadapi tantangan yang jauh lebih besar dibandingkan peserta dari daerah maju.

Baginya, jika dibiarkan bisa berpotensi menciptakan ketidakadilan sejak tahap awal rekrutmen, dilansir dari Parlementaria.

“Kami di daerah 3T ini terus-menerus dirugikan. Anak-anak dari daerah dengan keterbatasan akses pendidikan kalah sejak awal,” ujar Mercy di Ruang Rapat Komisi III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Ia pun menekankan pendidikan kepolisian seharusnya menjadi ruang pembentukan kualitas, bukan justru memperlebar kesenjangan.

Baca Juga  Salam Pendidikan: Dari Pinggir Negeri, Baileo Literasi Ajak Bangun Masa Depan Maluku 

Seharusnya, jelasnya, sistem pendidikan di tubuh Polri harus mampu “menggodok” siapa pun yang masuk agar menjadi anggota yang unggul, tanpa melihat latar belakang daerah.

“Kalau kita bicara kualitas, maka yang harus diperkuat adalah sistem pendidikannya. Siapa pun yang masuk, dari Sabang sampai Merauke, harus bisa keluar menjadi yang terbaik,” tegasnya. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *