“Pembangunan infrastruktur diarahkan ke daerah lumbung pertanian, seperti jalan, jembatan dan irigasi agar mobilitas hasil pertanian berjalan lancar dan produksi dapat ditingkatkan,” kata Johan.
Lanjutnya, kedepan infrastruktur yang dibangun, sambung legislator dapil Ambon ini, para petani di dua daerah penghasil pertanian itu dengan mudah menuju ke lokasi pertanian. Begitu juga ketika panen, hasil pertanian dengan mudah dimobilisasi ke sentra ekonomi maupun ke pasar tujuan.
Tak hanya jalan dan jembatan, sambung politisi senior Gerindra ini, sejumlah kawasan di dua pulau itu bakal dibangun Irigasi maupun perbaikan Irigasi yang mengalami kerusakan.
Lebih jauh dia berharap, pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan serta irigasi dan penunjang lainya, hasil pertanian dapat ditingkatkan untuk kesejahteraan para petani.
“Produksi hasil pertanian beberapa tahun belakangan ini menurun. Ada petani yang produksinya menurun hingga 6 ton. Padahal, sebelumnya produksi pertanian hingga 12 ton. Kita berharap kedepan produksi pertanian terus ditingkatkan,” ujar legislator Dapil Kota Ambon ini.
Untuk itu, Johan menambahkan, selain berkoordinasi dengan Dinas PUPR Maluku, pihaknya juga berkoordinasi dengan Balai Jalan dan Jembatan serta Balai Wiilayah Sungai Maluku, agar infrastruktur penunjang pertanian dibangun dengan baik. *










