“TVRI akan menambah pemancar di wilayah-wilayah yang masih tergolong blind spot agar masyarakat di daerah terpencil tetap dapat menikmati siaran Piala Dunia secara gratis. Akses siaran juga akan dibuka untuk pengguna parabola dan platform sejenis,” jelas Iman.
Ia juga menambahkan bahwa TVRI telah membangun sinergi dengan RRI, Antara, dan Garuda TV untuk memastikan penyiaran Piala Dunia dapat menjangkau masyarakat secara luas serta memberikan dampak positif.
Sebagai tindak lanjut, koordinasi strategis lintas kementerian dan lembaga selanjutnya akan terus diperkuat dengan fasilitasi dari Kemenko PMK.
Di akhir rapat, Warsito juga mengingatkan agar TVRI turut memperhatikan kajian dampak sosial dari penyiaran Piala Dunia bagi masyarakat. Ia mencontohkan adanya potensi dampak positif seperti peningkatan kohesi sosial dan aktivitas ekonomi, namun juga perlu diantisipasi potensi risiko seperti praktik perjudian maupun penurunan produktivitas kerja. ***










