Ia mengutip panggilan dalam Al-Qur’an, “Wahai orang-orang yang beriman”, sebagai seruan agar umat Islam menjalankan perintah Tuhan dengan sungguh-sungguh dan penuh kesadaran.
Husein menyampaikan bahwa pesan penting yang harus dijaga setiap Muslim adalah kedamaian. Nikmat kedamaian, kata dia, sering kali baru terasa ketika telah hilang. Tanpa kedamaian, aktivitas sehari-hari seperti bekerja, bersekolah, beribadah, hingga beristirahat menjadi sulit dilakukan.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga lisan dan tidak mudah terpancing isu atau kabar yang belum tentu benar. Umat Islam, menurutnya, tidak boleh gemar menyebarkan cerita yang dapat memicu kesalahpahaman dan perpecahan.
Melalui tausiah tersebut, Husein mengajak seluruh pimpinan dan anggota dewan maupun pegawai Sekretariat DPRD Maluku menjadikan Ramadan sebagai sarana memperkuat persaudaraan, memperbanyak amal, serta menjaga keharmonisan, baik di lingkungan keluarga, tempat kerja, maupun di tengah masyarakat luas.
Pada kesempatan itu, pimpinan DPRD Maluku juga menyerahkan bantuan tali asih kepada puluhan anak panti asuhan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama di bulan suci Ramadan.
Buka Puasa bersama ini juga menjadi bagian dari ruang silaturahmi untuk mempererat kebersamaan di lembaga legislatif. (*)










