Arikamedia.id, TANGGERANG – Menjelang perayaan Paskah, jemaat Gereja Persekutuan Oikoumene Umat Kristen Tesalonika di Teluknaga, Kabupaten Tangerang, diliputi kecemasan setelah rumah doa mereka disegel aparat, Jumat (03/4/2026).
Penyegelan dilakukan usai pelaksanaan Ibadat Jumat Agung. Situasi sempat memanas ketika ratusan warga mendatangi lokasi dan meminta penutupan tempat ibadah tersebut, disiarkan dari akun medsos Akun Putera Toraya.
Aparat gabungan dari TNI, Polri, dan Satpol PP turut berada di lokasi untuk mengamankan situasi.
Salah satu pengurus jemaat mengaku terpukul atas kejadian tersebut, terlebih karena Paskah tinggal beberapa hari lagi.
“Kami tidak tahu lagi harus beribadah di mana saat Paskah nanti,” ujarnya.
Ketua Yayasan POUK Tesalonika, Oktavianto Pardede, menegaskan bahwa kegiatan ibadah yang dilakukan selama ini tidak mengganggu lingkungan sekitar.
Tempat ini jauh dari masjid dan kami sudah menggunakan peredam suara. Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan Satpol PP,” jelasnya.
Ia menambahkan, secara internal seluruh persiapan ibadah telah dilakukan, termasuk koordinasi dengan unsur Forkopimcam Teluknaga. Namun, persoalan perizinan menjadi kendala utama.










