“Dalam persidangan ke 24 jemaat sinar, merupakan suatu refleksi panjang saya sebagai pelayan, 33 tahun sebagai pelayan from nothing to something dan diterpa berbagai persoalan, dari jemaat ke jemaat, dari klasis ke klasis, dan akhirnya sampai di jemaat GPM Sinar,” ungkapnya.
de Bell juga mengucapkan terima kasih kepada Jemaat Sinar karena sudah menjadi wilayah pelayanannya, dan berharap tanggung jawab profektif akan terus berjalan, dan juga berbuah.
Sedangkan Penatua Harry A.P. Sitaniapessy yang mewakili majelis jemaat dalam sambutannya mengatakan bahwa dalam persidangan ini tidak dibentuk panitia tetapi majelis jemaat berkolaborasi dengan ketujuh sektor.
Persidangan kali ini kata Sitaniapessy, juga merupakan persidangan perdana bagi 13 majelis jemaat yang baru terpilih. Ini juga merupakan persidangan terakhir bagi Pdt. Yolanda de Bell – Leatemia karenanya mewakili majelis jemaat memberikan apresiasi yang sebesar besarnya.
Lebih jauh dikatakan, Persidangan ini dilaksanakan sebagai wahana untuk mengevaluasi program-program pelayanan dalam lingkup jemaat GPM Sinar baik pada tingkat majelis jemaat, sektor dan unit-unit pelayanan dalam lingkup jemaat yang ditetapkan dalam persidangan jemaat ke 24 tahun 2025.










