Media pemerintah Iran juga melaporkan bahwa beberapa bagian bandara menjadi sasaran serangan. Perkembangan ini terjadi setelah militer Israel mengatakan tengah melancarkan “gelombang serangan baru dalam skala luas” di negara tersebut.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menegaskan bahwa “tidak akan ada kesepakatan dengan Iran selain penyerahan tanpa syarat.”
Dalam pernyataan di platform media sosialnya, Truth Social, Trump menambahkan:
“Setelah terpilihnya seorang pemimpin yang HEBAT & DAPAT DITERIMA, kami bersama para sekutu dan mitra yang luar biasa serta sangat berani akan bekerja tanpa lelah untuk membawa Iran kembali dari ambang kehancuran, menjadikannya lebih besar, lebih baik, dan lebih kuat secara ekonomi dibanding sebelumnya.
“IRAN AKAN MEMILIKI MASA DEPAN YANG GEMILANG. ‘MAKE IRAN GREAT AGAIN (MIGA!).’”
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyiarkan pesan video melalui stasiun televisi nasional, pada Sabtu (07/03). ‘Saya merasa perlu untuk meminta maaf kepada negara-negara tetangga yang diserang,’ katanya. ‘Kami tidak berniat menyerang negara-negara tetangga,’ lanjutnya, sambil menyerukan kerja sama regional untuk ‘mewujudkan perdamaian dan ketenangan’
Pezeshkian menambahkan bahwa sebuah keputusan telah dikeluarkan kepada angkatan bersenjata Iran: ‘mulai sekarang, jangan menyerang negara-negara tetangga kecuali diserang lebih dulu.’










