AS dan Irak tidak segera memberikan komentar terkait klaim tersebut, dikutip dari Associated Press.
Serangan itu terjadi ketika milisi yang didukung Iran, termasuk kelompok Hizbullah Lebanon, telah memasuki perang yang dimulai oleh AS dan Israel dalam kampanye serangan udara yang menargetkan teokrasi Iran.
Serpihan peluru dari rudal yang dicegat menewaskan satu orang di Bahrain.
Kerajaan pulau Bahrain mengatakan pada hari Senin bahwa satu orang tewas akibat pecahan peluru dari rudal yang dicegat.
Kematian seorang pekerja asing di Kota Industri Salman, yang bekerja di atas kapal di sana, menandai korban jiwa pertama yang dilaporkan di kerajaan tersebut dalam perang ini.
Bahrain, yang merupakan markas Armada ke-5 Angkatan Laut AS, mengatakan telah mencegat 61 rudal dan 34 pesawat tak berawak yang diluncurkan ke arahnya.
Sebagian api berhasil menerobos masuk, menghantam bangunan dan pangkalan angkatan laut. **










