BeritaDaerahInternasionalNasionalPemerintahanUtama

Indonesia–Yaman Bahas Pertukaran Narapidana, Perkuat Hubungan Historis Kedua Negara

4
×

Indonesia–Yaman Bahas Pertukaran Narapidana, Perkuat Hubungan Historis Kedua Negara

Sebarkan artikel ini
Duta Besar Yaman untuk Indonesia, Salem Ahmed Abdulrahman Balfakeeh, bertemu dengan Menko Huku, HAM, Imipas RI Yusril Ihza Mahendra

JAKARTA – Duta Besar Yaman untuk Indonesia, Salem Ahmed Abdulrahman Balfakeeh, bertemu dengan Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, guna membahas penguatan kerja sama bilateral, termasuk kemungkinan pertukaran narapidana antara kedua negara, ditulis kanal resmi Kemenko Hukum HAM, Imipas RI.

Dalam pertemuan tersebut, Dubes Salem menegaskan bahwa hubungan Yaman dan Indonesia tidak sekadar hubungan diplomatik, melainkan memiliki akar sejarah yang panjang. Ia menyebut migrasi masyarakat Yaman ke Indonesia telah berlangsung sejak abad ke-7 Hijriah dan melahirkan banyak tokoh nasional keturunan Yaman, di antaranya Abdurrahman Wahid, Ali Alatas, dan Alwi Shihab.

“Indonesia adalah negara kedua bagi kami. Hubungan ini adalah hubungan sejarah dan kekeluargaan yang harus terus diperkuat,” ujar Dubes Salem.

Baca Juga  Gerai Koperasi Merah Putih Laha Hampir Rampung, Siap Dongkrak Ekonomi Negeri

Salah satu isu utama yang dibahas adalah kemungkinan pertukaran narapidana (transfer of sentenced persons/TSP). Dubes Salem menyampaikan bahwa saat ini terdapat lima warga negara Yaman yang menjalani proses hukum di Indonesia. Berdasarkan komunikasi dengan pihak lembaga pemasyarakatan, para narapidana tersebut disebut berperilaku baik selama menjalani masa pidana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *