Sementara itu Ketua Panitia, Teresia Subankoly, melaporkan bahwa kegiatan diikuti ratusan anak dari delapan paroki, didukung para pendamping serta keterlibatan lintas komunitas dan umat beragama. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh sukacita.
“Ini bukan sekadar perayaan ulang tahun, tetapi penegasan bahwa anak-anak adalah subjek misi Gereja hari ini dan masa depan,” tegasnya.
Perayaan HUT Sekami ke-183 di Ambon akhirnya menegaskan satu hal: dari kota ini, dari anak-anak kecil dengan iman yang hidup, terang Kristus terus dinyalakan untuk dunia. *










